Perkembangan Busana Muslim di Australia

Dalam photo itu, beliau berdiri di atas pasir bersama pakaian renang tertutup atau biasa dinamakan burkini bercorak merah & kuning, seraya sebanyak laki-laki & wanita berdiri berjejer di belakangnya bersama kostum sewarna model baju renang.
Saat itu, dgn para remaja keturunan kulit putih, & Timur Tengah, yg sebahagian gede berprofesi sbg penjaga pantai, Mecca sedang terlibat dalam kampanye “On The Same Wave” yg dilakukan yang merupakan respons atas kerusuhan di Cronulla kepada th 2005.
Mecca dipilih sbg profil wanita Muslim yg diangkat dalam pameran yg digelar dari akhir Mei sampai awal September dulu itu lantaran sosoknya yg inspiratif, baik sbg pejuang kemanusiaan ataupun yang merupakan wanita Muslim.

Dari keterangan yg terpampang di pameran itu, Mecca dikenal sbg Health Promotion Officer di Live Life Well @ Schools & proyek Munch and Move, bidang dari acara NSW Healthy Children Initiative.

“Dikenal lantaran jiwa petualangannya, Mecca jadi wanita muslim perdana yg terlatih sbg petugas penjaga pantai kepada th 2006 & dalam prosesnya terlibat membangun pemahaman antara komune sesudah kerusuhan Cronulla terhadap thn 2005,” begitu tertulis model baju muslim shafira.

Selama bertugas & berkampanye, fotonya ketika mengenakan burkini dimuat di bermacam macam sarana & melakukan pencurian perhatian dunia. Di tengah profesinya yg kebanyakan didominasi para petugas bersama baju pantai ala bikini, dirinya menghidupi imannya bersama memanfaatkan baju renang yg santun.
Kurator Glynis Jones yg menggelar pameran ini mengemukakan, burkini jadi salah satu sampel kemajuan dalam trend pakaian Muslim, atau biasa dinamakan pakaian santun, yg sedang berkembang di Australia. Dari orang-orang seperti Mecca, Glynis dulu tertarik sebab menonton bahwa aliran agama berpengaruh kepada factor kehidupan wanita Muslim, termasuk juga soal berbusana.
Dia dulu menonton & mengenal tidak sedikit desainer yg sejak mulai merancang utk para wanita Muslim meskipun karya-karyanya belum gampang ditemukan di pusat perbelanjaan.

“Salah satu trend fesyen yg sedang berkembang pesat di Australia merupakan terkini pakaian santun. Saya mengenal tidak sedikit perempuan Muslim di Australia namun tak tidak sedikit menemukan baju utk mereka wanita( Muslim) di toko. Jadi ini tempatnya bagi mereka,” ungkap Glynis model brokat muslim.

Dia menyampaikan, waktu menghimpun hasil karya para desainer itu, ia takjub lantaran cakupannya luas, sejak mulai dari baju yg kasual, funky, gaun tengah malam, sampai baju kerja.

Glynis serta tersadar bahwa para desainer ini merupakan potensi yg agung & karya-karyanya dapat di terima oleh pasar dunia. Lagipula, menurut ia, dalam perkembangannya, trend baju santun tak cuma menyasar wanita Muslim, tapi pun wanita dari kepercayaan lain yg mau leluasa bergerak di pantai atau kolam renang
Meski cakupannya masihlah belum luas, lanjut Glynis, namun telah ada group desainer di Sydney & Melbourne yg berhasil menjalankan business pakaian santun, terutama lewat online. Menurut ia, penjualan kepada desainer ini meningkat bersama berhasil kepada sekian banyak th terakhir.
Selain itu, Glynis menilai, gayung serta bersambut. Pemerintah Australia menampilkan dukungan terhadap para desainer & business fesyen ini sebab tak cuma terkait bersama hitungan angka penjualan namun pun semangat toleransi di Australia.

“Saya pikir pemerintah Australia sudah menonton pentingnya industri fesyen pakaian( santun) ini di Australia. Saya sanggup melihatnya juga sebagai potensi dikarenakan ini menyasar pasar global. Pemerintah Australia sudah mensupport banyaknya perancang baju Muslim utk memamerkan karya mereka di luar negara, seperti di Indonesia,” ungkapnya.

Selain Mecca, ada pun profil wanita lain yg diangkat dalam pameran ini, seperti Susan Carland, dosen di Monash University, juga Amna Karra-Hassan & Lael Kassem, pemain wanita di club profesional football di Australia.

Dalam pameran ini serta ditampilkan profil Delina Darusman-Gala. Delina dikenal sbg fashion blogger Muslim mula-mula di Australia yg pun berhasil menjalankan business fesyen dengan cara online.
Dalam postingannya di alat sosial, beliau kerap memberikan menginspirasi & panduan buat memadumadankan baju & aksesori tapi konsisten tampak santun yang merupakan wanita Muslim. Dari aktivitasnya itu, Delina sukses membangun populasi fesyen online utk kalangan wanita Muslim.
Berbagai profil wanita Muslim di Australia & baju santun karya para desainer yg dipajang di pameran ini memperoleh perhatian para visitor, termasuk juga para wisatawan asal Indonesia.

“Ini satu factor yg menurut aku luar biasa ya terlebih utk generasi-generasi di bawah aku lah ya yg mereka masihlah tampak model baju muslim modis takut ada rasialis tentang hijab (di Australia). Anak aku pernah takut. Tapi demikian dijelaskan di sini keberagaman agama di sini keren, menjadi enggak usah khawatir memanfaatkan hijab & ini mesti tetap digalakkan,” kata Nita Gilik, penduduk BSD.

Menurut Nita, seorang yg berbusana santun bukan berarti tak dapat canggih. Dengan terus berpegang terhadap aturan agama, padu padan dapat menciptakan wanita muslim serta nampak modis.

“Jangan hingga mencetak terlampaui ketat utk remaja. Berpakaian Muslim masihlah mampu mutahir, mampu menyajikan yg beda, tapi terus cocok bersama kaidah yg diajarkan,” tutupnya.

Sementara itu, Laura Anderson, Chairman of the Melbourne Fashion Festival, menyambung bahwa budaya multikulural teramat memengaruhi populer fesyen di Australia belakangan ini, model baju hamil termasuk juga dari negara-negara Asia Tenggara & Timur Tengah. Ini disebabkan semakin tingginya permintaan kastemer yg memang lah membutuhkan busana-busana santun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s